One Piece Logo

Rabu, 19 Juni 2013

LATAR BELAKANG PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN



LATAR BELAKANG
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

            Perjalanan panjang sejarah Indonesia dimulai sejak era sebelum dan setelah penjajahan, kemudian dilanjutkan ke masa pertahanan Negara. Kondisi inilah yang membuat kesamaan nilai – nilai di landasi oleh jiwa, tekad, dan semangat kebangsaan. Kesamaan itu tumbuh menjadi kekuatan yang mampu mendorong proses terwujudnya Negara Indonesia dalam wadah nusantara. Semangat perjuangan bangsa merupakan kekuatan mental spiritual yang dapat melahirkan sikap dan perilaku heroic dan patriok serta menumbuhkan kekuatan , kesanggupan, dan kemauan yang luar biasa.
            Nilai nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam perjuangan fisik merebut dan mengisi kemerdekaan telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehiudpan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hal ini disebabkan oleh pengaru globalisasi. Globalisasi ditana=dai oleh kuatnya pengaruh lembaga –lembaga kemasyarakatan internasional, Negara maju yang ikut mengatur perpolitikan, perekonomian dan keamanan glonal. Kondisi ini akan menumbuhkan berbagai konflik kepentingan, baik antar Negara maju dan negara berkembang. Kondisi ini pula akan mempengaruhi struktur dalam kehidupan bermasyarakat, serta mempengaruhi pola piker, sikap, dan indakan masyarakat Indonesia.
            Perjunangan ini pun di landasi oleh nilai –nilai perjungan bangsa Indonesia, sehingga kita tetap memiliki wawasan, dan kesadaran bernegara, sikap dan perilaku yang cinta tanah  air, dan mengutamakan persatuan seta kesatuan bangsa dalam rangka bela Negara demi tetap utuh dan tegaknya Negara republic Indonesia. Perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing – masing memerlukan saran kegiatan pendidikan dan mahasiswa sebagai calon cendekiawan pada khususnya, yaitu melalui pendidikan kewarganegaraan.


HAKIKAT PENDIDIKAN
            Pendidikan kewarganegaraan dimaksudkan agar kita memiliki wawasan kesadaran benegara untuk bela Negara dan memiliki pola piker, pola sikap dan perilaku sebagai pola tindak yang cinta tanah air berdasarkan pancasila.
KEMAMPUAN WARGA NEGARA
            Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku ynag cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan nasional, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri mahasiswa calon sarjana warga negara kesatuan  republik Indonesia yang sedang mengkaji dan akn menguasai iptek dan seni.
MENUMBUHKAN WAWASAN WARGA NEGARA
            Pendidikan kewarganegaraan  bertujuan untuk menumbuhkan wawasan warga Negara dalam hal persahabatan, pengertian antarbangsa, perdamain dunia, kesadaran bela negara. Kualitas warga negara tergantung pada keayakinan dadn pegangan hidup mereka dalam bermasyarakat. Selain itu hak dan kewajiban warga negara terutam dengan kesadaran bela negara, akan mewujud dalam sikap dan perilakunya bila iya merasakan konsepsi demokrasi dan hak asasi manusia dalam kehidupan sehari –hari.
DASAR PEMIKIRAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
            Pada isi undang – undang disebutkan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut memajukan kemerdekaan Indonesia. Dalam kalimat tersbut menunjukkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Kenudian muncullah dasar pemikiran tentang pendidikan kewarganegaraan. Pendidikan perlu dibutuhkan setiap warga negara untuk mempertahankn kemerdekaan bangsa Indonesia. Pendidikan nasional harus menumbuhkan jiwa patriot, mempertebal rasa cinta air, meningkatkan senangat bangsa, kesetiakawan social, kesadaran pada sejarah bangsa, dan sikap menghargai jasa para pahlawan. Dalam undang – undang nomor 2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional menyebutkan bahwa kurikulum dan isi pendidikan yang memuat pendidikan pancasila, pendidikan agama, dan pendidikan kewarganegaraan terus ditingkatkan dan dikembangkan disemua jalur dan jenjang pendidikan.
HARAPAN DALAM MEMPELAJARI KEWARGANEGARAAN
            Kompetensi lulusan pendidikan kewarganegaraan adalah sepernagkat tindakan cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari seorang warga negara dalam berhubungan dengan negara, dan ememcahkan berbagai masalah hidup bermasyarakat , berbangsa, dan bernegara dengan menerapkan konsepsi falsafah bangsa, wawasan nusantara, dan ketahanan nasional.
Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap menyal yng cerdas, oenuh tanggung jawabm sikap ini disertai dengan perilaku :
1.      Beriman dan bertakwa kepada tuhan ynag maha Esa dan menghayati nilai –nilai falsafah bangsa.
2.      Bebudi pekerti luhur, berdisplin dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
3.      Rasinal, dinamis, dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara,
4.      Bersifta professional, yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.
5.      Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.
Melalui pendidikan kewarganegaraan Indonesia di harapkan mampu memahami, menganalisis,d dan menjawab masalah – masalah yang dihadapi oleh masyrakat, bangsa, dan negaranya secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita – cita dan tujuan nasional seperti yang digariskan dalan pembukaan UUD 1945.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar